Pengalaman Memancing Ikan

Pengalaman Memancing Ikan– Hallo perkenalakan nama saya Apip, biasa disebut KangApip,  saya akan menceritakan tenteng pengalaman memancing bersama teman-teman. Pengalaman itu terjadi ketika saya masih kelas 2 SMP.

Disini saya ingin menceritakan sedikit kisah saya, kisah menarik dan lucu yang saya alami, dimana ketika itu saat liburan sekolah saya dan teman-teman memancing di sebuah danau yang terletak di kampung halaman tempat teman saya lahir yang tidak lain dan tidak bukan adalah di Waduk Jangari Cianjur

Oke, langsung saja simak cerita saya yang menarik ini.

Kenangan Memancing Ikan

blibli.com

Pada suatu hari, kami sedang berkumpul disuatu tempat, kami sedang berbincang ingin mengadakan libruran memancing, ada teman saya yang bernama Ejem memberi saran untuk memancing di dekat rumahnya, katanya tempatnya bagus, airnya jernih, ikannya banyak.

Sejujurnya kami tidak percaya apa yang dikatakan, tapi setelah dia bercerita panjang lebar, kami pun merasa tertantang dengan ajakan Ejem untuk mendatangi danau itu, sekali lagi bukan karna percaya, tapi karna merasa tertantang.

Akhirnya pada hari sabtu kami satu persatu berdatangan kerumah Ejem untuk melengkapi persiapan, satu persatu teman kami datang , mulai dari saya sebagai penggerak, Ejem sebagai tuan rumah, dan 4 anggota kami yaitu Ijuy, Akri, Paran dan Rija.

Sebelum berangkat tidak lupa kami berdoa, meminta keselamatan pada yang maha kuasa agar selamat sampai tempat tujuan, selesai berdoa dengan segala peralatan yang tidak terlalu canggih, kami siap berangkat, pada saat itu saya mengendarai vario racing teman saya yang bernama Paran, (sejujurnya saya malu untuk mengendarainya)

Akhirnya perjalanan pun dimulai, sekitar 1jam kami dalam perjalanan sampai juga di tempat tujuan, setelah memarkir motor , kami langsung berjalan kaki untuk menelusuri jalan.

Jalan yang dipenuhi lumpur, menyebrangi rawa rawa,melihat air terjun cantik, melewati jembatan yang sudah hampir runtuh, tidak lelahnya mulut kami berdoa agar selamat melewati jembatan itu, setelah 7 menit lamanya jalan kaki akhirnya terlihat danau  yang begitu diagung agungkan oleh Ejam, kebenaran soal keindahan danau hanya 50%, sisanya oh my god, bohong habis men!!!!

Dengan muka cemberut, dialah yang pertama kali mengeluarkan alat pancing dan mulai memancing untuk membuktikan kebenarannya, 1 menit kami menunggu tidak ada apa, 2 menit kami menunggu, masih tidak ada apa, dan 5 menit kami menunggu masih juga tidak ada apa.

Karna bosan, kami segera mengambil tas dan bergegas meninggalkan danau itu untuk meninggalkan Ejem, setelah berjalan 5 langkah terdengar Ejem teriak dan berkata dengan kerasnya “TUNGGU” kami semua menoleh kebelakang dan tercengang.

Ejem  tampak tertawa puas dengan ikan ditangganya, kami tidak bisa berkata apa apa, dari sana timbulah rasa keinginan untuk kami memulai kegiatan memancing, setelah puas mendengarkan ejekkan kekalahan dari Ejem, kami langsung memulai memancing.

Ketagihan Memancing Ikan

strikewjb.blogspot.com

Dihari kedua kawan-kawanku mengajak untuk memancing lagi. Seperti biasa kita sudah membuat janji terlebih dahulu dan menetukan tempat berkumpul agar kita biasa mempersiapkan dan pergi secara bersama-sama.

Setelah bekumpul dan sudah mempersiapkan keperluan yang dibutuhkan, kita pun berangkat ke salah satu tempat yang gak jauh dari tempat kemaren ,sangat mudah dijangkau, karna hanya beberapa ratus meter dari tempat itu.

Memancing sekarang kami lakukan dari pagi hingga siang hari karna jika kita pergi memancing sore kita tidak bisa bermain dengan teman dari desa lain.

Setelah sampai ditempat, kami langsung mempersiapkan alat pancing untuk segera memancing, karna sudah tidak sabar ingin merasakan tarikan ikan yang luar biasa.

Tidak lama kemudian mata kail yang saya lemparkan pun disambar oleh ikan, saya langsung menariknya ketepian, tapi sayang ikan yang memakan kail saya lepas mukin ini belom hasil saatnya saya memasang umpan kembali dan melemparkannya kembali kesungai dan berharap mendapatkan ikan yang lebih besar.

Tidak lama kemudian, teman yang ada disamping saya mendapatkan tarikan dari ikan, dia pun menarik kail ketepian secara perlahan dan akhirnya mendapatkan ikan yang lumayan besar. Sesampainya kail ditepian dia mengangkat ikannya ke dasar dan memperlihatkan ikan tersebut kepada yang lainnya dengan sombongnya.

Karna belom  puas untuk mendapatkan ikan yang lebin besar, dia memasang kail pancingnya dan memberikan umpan lagi lalu dia melemparkan kembali kailnya.

kali ini kita menunggu umpan yang kita lemparkan tak kunjung juga disambar oleh ikan. Akhirnya kita bersepakat untuk mencari tempat yang lain, dengan harapan bisa mendapatkan ikan lebih banyak lagi.

Umpan Memancing Ikan

PEXELS.COM

Saya menyiapkan umpani,  yang lumayan bagus. Ada dua macam umpan yang saya buat .

1.Umpan Tabur

2.Umpan Poko

UMPAN TABUR

Umpan ini berfungsi untuk mengumpulkan ikan dan mendekati lapak.

Bahan umpan tabur yang saya pakai seperti,

1.Benyeur (bubuk beras)

2.Pelet (yang saya gunakan pelet apug & pelet bintang)

3.Raja udang buatan sukabumi 1 sset

4.Halco (fresh water)

Cara meraciknya pertama, mencuci beunyeur sampai bersih , lalu campurkan pelet apung/bintang, beri air sedikit supaya peletnya bubuk. Setelah pelet menyatu dengan beunyeur, masukan raja udang dan halco, terus aduk hingga merata.

Sebelum ditabur atau di bomkan biasanya saya diamkan dulu 10-15 menit baru ditaburkan.

UMPAN POKOK

Umpan ini bisa disebut umpan inti. Umpan yang biasa saya pakai

1.lukut sawah segar (lumut sawah)

2.cacing sawah

Begitulah sodara- sadara hehehe. Oh iya saya selalu membawa  daun walang 2-3 lembar untuk jaga-jaga, daun walang gunanya buat ikan yang sudah ngumpul tidak mau makan. Caranya, campurkan daun walang dengan air lalu kucek-kucek samapi aromanya tercium,kemudian cipratkan air walang ketempat mancing kita.

Saatnya Pulang Memancing

Pixabay.com

Hari sudah semkin sore dan hasil tangkapanpun lumayan banyak, sudah tak sabar ingin merasakan makan ikan hasil tangkapan bersama.

Kami tidak langsung pulang kerumah masing-masing, tapi kami berkumpul di rumah Ejem untuk memasak ikan bersama. Memang sudah direncanakan sebelumnya kita akan berkumpul dulu dan menyantap bersama hasil memancing kita.

Sungguh sangat berkesan dan ingin sekali mengulang kembali hal hal yang baerbau kebersaaman. Meskipun begitu, itu merupakan pengalaman yang berkesan bagi saya, karena pengalaman tersebut pengalaman yang kurang membahagiakan tetapi bercampur dengan lucu, sehingga sulit rasanya untuk dilupakan

Apa yang saya tulis ini, merupakan sebuah pengalaman yang jelas pernah dirasakan, Demikian yang dapat saya  paparkan mengenai pengalaman yang menjadi pokok bahasan dalam artikel ini.

Tentu nya masih banyak kekurangan dan kelemahan nya, kerena terbatas nya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul artikel ini.

Saya banyak berharap para pembaca yang budiman dapat memberikan kritik dan saran yang bisa membangun kepada saya demi sempurnanya artikel ini dan penulisan artikel dikesempatan-kesempatan berikut nya. Semoga artikel ini berguna bagi saya pada khususnya dan umumnya buat para pembaca yang budiman.

TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR

Leave a Reply